Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Pusat Focus Logo Pusat Focus Logo Pusat Focus

Pusat Informasi Untuk Semua

Pusat Focus Logo Pusat Focus Logo Pusat Focus

Pusat Informasi Untuk Semua

  • Berita
    • Ekonomi
    • Pasar Modal & Crypto
    • Bisnis
    • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Sports
  • Travel
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pasar Modal & Crypto
    • Bisnis
    • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Sports
  • Travel
  • Kesehatan
  • Teknologi
Close

Search

Harga Emas Volatil
Pasar Modal & Crypto

Harga Emas Naik Turun Tajam, Antam Rp2,947 Juta dan Spot US$5.066

By Agung Leonardo
February 12, 2026 5 Min Read

Harga Emas bergerak dua arah pada Kamis, 12 Februari 2026, setelah rangkaian lonjakan dan koreksi tajam sejak akhir Januari. Di pasar global, harga spot emas turun 0,3% ke US$5.065,98 per troy ounce pada pukul 03.18 GMT, usai naik lebih dari 1% sehari sebelumnya.

Pergerakan itu penting sekarang karena volatilitas menekan keputusan publik: beli saat naik, atau tahan saat turun. Di Indonesia, Harga Emas batangan Antam untuk 1 gram berada di Rp2.947.000 pada 12 Februari 2026, dengan harga buyback Rp2.741.000 per gram.

Konsekuensi terdekat untuk pembeli dan pemegang emas ada pada selisih beli-jual, pajak, dan risiko salah timing saat harga bergerak cepat. Ada detail penting yang terlihat dari pembaruan resmi Logam Mulia Antam soal jam update dan struktur harga plus pajak.

Di sisi global, pasar juga menunggu rilis data inflasi Amerika Serikat pada Jumat, 13 Februari 2026, yang berpotensi mengubah ekspektasi arah suku bunga. Itu salah satu pemicu utama Harga Emas bergerak cepat dalam hitungan jam.

Indeks Berita

Toggle
  • Spot US$5.066 dan Antam Rp2,947 juta pada 12 Februari 2026
  • Dari rekor akhir Januari ke koreksi awal Februari
  • Faktor dolar, ekspektasi suku bunga, dan permintaan lindung nilai
  • Dampak paling dekat: spread buyback, pajak, dan jadwal data AS
    • Wajib Tahu:

Spot US$5.066 dan Antam Rp2,947 juta pada 12 Februari 2026

Reuters melaporkan Harga Emas spot turun 0,3% menjadi US$5.065,98 per troy ounce pada Kamis, 12 Februari 2026. Pelemahan terjadi setelah data tenaga kerja AS yang lebih kuat mendorong dolar menguat dan ekspektasi pemangkasan suku bunga jangka dekat berkurang.

Kontrak berjangka emas AS juga ikut melemah. Reuters mencatat emas berjangka AS untuk April turun 0,2% ke US$5.087,30 per troy ounce.

Di Indonesia, situs resmi Logam Mulia Antam mencantumkan Harga Emas batangan 1 gram Rp2.947.000 pada 12 Februari 2026. Halaman yang sama menampilkan harga dengan PPh 0,25% untuk transaksi tertentu, yakni Rp2.954.368 untuk 1 gram.

Logam Mulia juga memuat harga buyback Rp2.741.000 per gram pada 12 Februari 2026. Angka buyback ini menjadi patokan penting bagi pemegang emas yang mempertimbangkan jual cepat saat harga bergejolak.

Kutipan langsung dari halaman resmi Logam Mulia menyebut: “Harga di-update setiap hari pkl. 08.30 WIB.” Informasi ini menandai kapan publik biasanya melihat perubahan Harga Emas ritel Antam pada pagi hari.

Dari rekor akhir Januari ke koreksi awal Februari

Lonjakan dan koreksi Harga Emas terlihat jelas pada data pembanding London fixing yang banyak dipakai pelaku pasar. Westmetall mencatat Gold London Fixing pada 29 Januari 2026 berada di US$5.501,70 per troy ounce, lalu turun ke US$4.685,45 pada 2 Februari 2026.

Jika memakai dua titik itu, penurunan dari 29 Januari 2026 ke 2 Februari 2026 setara sekitar 14,8% dalam beberapa hari. Lalu, Westmetall mencatat fixing kembali ke US$5.070,30 pada 11 Februari 2026, atau naik sekitar 8,2% dari level 2 Februari 2026.

Media internasional juga menggambarkan ayunan tajam ini dengan cara lain. MarketWatch melaporkan emas sempat reli dan kemudian terkoreksi, dengan posisi emas masih berada di bawah puncak sebelumnya pada periode akhir Januari.

Business Insider mengutip analisis Goldman Sachs yang menyebut emas menyentuh rekor sekitar US$5.500 per troy ounce pada Januari 2026. Laporan itu menautkan volatilitas dengan perubahan perilaku stokpiling komoditas oleh pemerintah dan naiknya permintaan lindung nilai.

Ini yang perlu dicermati: sumber data harian bisa menampilkan angka berbeda karena waktu cut-off berbeda. Reuters menampilkan harga spot intraday pada jam tertentu, sementara fixing London merupakan patokan pada waktu penetapan tertentu, dan harga ritel Antam dipengaruhi kurs rupiah, biaya, serta mekanisme penetapan harga di kanal resmi.

Perbedaan juga muncul karena satuan dan basis transaksi tidak sama. Spot internasional memakai troy ounce, sedangkan Antam ritel memakai gram, plus pajak dan spread beli-jual.

Faktor dolar, ekspektasi suku bunga, dan permintaan lindung nilai

Reuters menyebut pelemahan Harga Emas pada 12 Februari 2026 berkaitan dengan penguatan dolar setelah data pekerjaan AS, yang mengurangi harapan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Dolar yang lebih kuat membuat emas berdenominasi dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

World Gold Council menempatkan suku bunga, ketegangan geopolitik, dan arus “flight-to-safety” sebagai kombinasi yang bisa mendorong Harga Emas bergerak kuat. Dalam laporan Outlook 2026, World Gold Council menulis: “This combination of falling yields, elevated geopolitical stress and a pronounced flight-to-safety would create exceptionally strong tailwinds for gold.”

Di level benchmark, LBMA menjelaskan bahwa LBMA Gold Price dikelola secara independen oleh ICE Benchmark Administration dan digunakan luas sebagai acuan pasar. Mekanisme benchmark ini menjadi tulang punggung penetapan harga dan valuasi di rantai pasar emas global.

CME Group juga menampilkan data harga dan perubahan untuk produk emas berjangka (COMEX). Di sana, publik bisa memantau pergerakan kontrak dan dinamika volatilitas secara lebih teknis, termasuk perubahan harga harian.

Respons otoritas atau regulator Indonesia terkait fluktuasi Harga Emas hari ini belum berupa rilis tunggal yang mengikat harga ritel. Yang tersedia dan paling langsung untuk publik adalah rujukan harga resmi dari kanal Logam Mulia Antam, serta dinamika global yang dikaitkan media internasional dengan data ekonomi AS dan pergerakan dolar.

Jika ada pernyataan resmi dari otoritas fiskal atau moneter Indonesia yang spesifik menanggapi pergerakan Harga Emas pada 12 Februari 2026, belum ada konfirmasi resmi yang terdokumentasi luas di sumber primer terbuka pada saat naskah ini disusun.

Dampak paling dekat: spread buyback, pajak, dan jadwal data AS

Apa artinya atau dampaknya bagi audiens: fluktuasi Harga Emas membuat selisih antara harga beli ritel dan harga jual kembali terasa lebih besar saat pasar bergerak cepat. Di kanal resmi Logam Mulia, Harga Emas 1 gram Rp2.947.000, sementara buyback Rp2.741.000 per gram pada 12 Februari 2026. Selisih ini menjadi risiko langsung bagi pembeli jangka pendek.

Pembeli juga perlu menghitung pajak. Logam Mulia menampilkan harga “(+Pajak PPh 0,25%)” untuk kategori tertentu, yang membuat harga efektif berbeda dari harga dasar, terutama untuk pembelian yang masuk ketentuan PPh.

Dari sisi global, agenda yang berpotensi menggerakkan Harga Emas berikutnya adalah data inflasi AS yang disebut Reuters akan menjadi fokus pasar pada Jumat, 13 Februari 2026. Setelah itu, klaim pengangguran mingguan dan perkembangan ekspektasi suku bunga juga tetap memengaruhi arah dolar dan emas.

Waspada yang berubah: perubahan ekspektasi suku bunga bisa terjadi cepat hanya dari satu rilis data. Itu yang membuat Harga Emas bisa naik tajam sehari, lalu berbalik turun pada sesi berikutnya.

Bagi pemegang emas jangka panjang, volatilitas meningkatkan kebutuhan disiplin pada tujuan investasi. Bagi pembeli jangka pendek, volatilitas menaikkan risiko beli di puncak intraday dan menjual saat koreksi, terutama jika keputusan hanya merujuk satu sumber harga tanpa memperhatikan jam update, kurs, dan spread.

Wajib Tahu:

  1. Harga Emas spot turun ke US$5.065,98 per troy ounce pada 12 Februari 2026 (pukul 03.18 GMT), setelah naik lebih dari 1% sehari sebelumnya.

  2. Harga Emas Antam 1 gram di kanal resmi Logam Mulia tercatat Rp2.947.000 pada 12 Februari 2026, dengan buyback Rp2.741.000 per gram.

  3. Halaman Logam Mulia menegaskan jadwal pembaruan: “Harga di-update setiap hari pkl. 08.30 WIB.”

  4. Data pembanding fixing menunjukkan ayunan besar: US$5.501,70 (29 Januari 2026) turun ke US$4.685,45 (2 Februari 2026), lalu kembali di atas US$5.070 (11 Februari 2026).

  5. World Gold Council menyebut kombinasi penurunan yield, stres geopolitik, dan flight-to-safety dapat menjadi pendorong kuat Harga Emas pada 2026.

Tags:

COMEXEmas Antamharga emasinvestorLBMALogam MuliarupiahThe Fed
Author

Agung Leonardo

Follow Me
Other Articles
Foto Eks Dirjen Kemenkeu Memakai Rompi Tahanan Pink
Previous

Eks Dirjen Kemenkeu Tetap Dihukum 1,5 Tahun di Kasus Jiwasraya

Dana IPO Bukalapak Nyisa
Next

Dana IPO Bukalapak Masih Sisa Rp4,3 Triliun, Target Mundur

Recent Posts

  • Mohamed Salah Berpotensi Balik ke Italia, Sinyal Dari Dalam Mulai Tertahan
  • AI Sora Tutup, OpenAI Hentikan Aplikasi Video Setelah 6 Bulan
  • Tabungan Emas Volatil usai Perang Iran, Investor Ritel Terjepit
  • Bursa Efek Besok Buka, IHSG Dikepung Data AS dan Panas Perang
  • Ultimatum Trump 48 Jam Berakhir Kapan? Ini Hitungan Resminya

Recent Comments

No comments to show.
Pusat Focus adalah portal berita yang memberikan informasi untuk anda semua.

Kami memberikan informasi seputar trending news, berita viral, berita bola, berita entertainment, berita politik dan banyak topik hot lainnya.

Email: [email protected]
Call Us: 061 588 7564
Address: Jl Gatot Subroto Blok C NO 3, Panimbangan Johor, Medan, Sumatera Utara, Indonesia.

Info Pusat Focus

  • Partnership / Press Room
  • Advertise / Media Kit
  • DMCA / Copyright Notice
  • Kebijakan Koreksi Dan Hak Jawab
  • Disclaimer PusatFocus

Sitemap

  • Home
  • Terms & Conditions
  • Contact PusatFocus
  • Privacy Policy
  • About PusatFocus
© Copyright 2026 — Pusat Focus. All rights reserved.