Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Pusat Focus Logo Pusat Focus Logo Pusat Focus

Pusat Informasi Untuk Semua

Pusat Focus Logo Pusat Focus Logo Pusat Focus

Pusat Informasi Untuk Semua

  • Berita
    • Ekonomi
    • Pasar Modal & Crypto
    • Bisnis
    • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Sports
  • Travel
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pasar Modal & Crypto
    • Bisnis
    • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Sports
  • Travel
  • Kesehatan
  • Teknologi
Close

Search

Pidato Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman Terkait Bisnis Sosok - Sumber CNBC Indonesia
Bisnis

Bisnis Sosok Middleman Ayam-Telur Disuruh Tutup, Amran: Saya Tanggung Jawab

By Agung Leonardo
March 4, 2026 4 Min Read

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menyatakan bisnis sosok “middleman” pengerek harga ayam dan telur bisa disegel dan ditutup.

Pernyataan itu disampaikan Amran pada Rabu, 4 Maret 2026, saat berada di Gudang Perum BULOG Kanwil DKI Jakarta dan Banten.

Amran menyebut ada pedagang perantara yang menaikkan harga daging ayam hingga Rp 23.000 per kg dan komoditas lain Rp 8.000 per kg.

Di momen Ramadan menuju Idulfitri, isu ini penting karena harga protein hewani sensitif dan langsung memukul belanja harian rumah tangga.

Amran mengklaim persoalan kenaikan itu “sudah beres” dan harga mulai turun, tetapi identitas bisnis sosok yang dimaksud belum dipublikasikan.

Ada detail penting yang terlihat dari dokumen resmi pemerintah tentang patokan Harga Acuan Penjualan (HAP) dan mekanisme penindakan ketika aturan harga dilanggar.

Indeks Berita

Toggle
  • Amran: Bisnis Sosok Middleman Diminta Disegel
  • Dari Pasar Kebayoran ke Gudang BULOG DKI
  • HET Bapanas: sanksi bisnis sosok perantara
    • Wajib Tahu:
  • Harga Ayam-Telur jelang Idulfitri, langkah berikut

Amran: Bisnis Sosok Middleman Diminta Disegel

Di lokasi gudang BULOG, Amran membeberkan biang kerok lonjakan harga ayam dan telur yang sempat terjadi. Ia menyebut sumber masalah bukan pada “distributor besar”, melainkan pedagang perantara atau middleman.

“Yang menaikkan ternyata middleman. Daging dia naikkan Rp 23.000/kg. Ayam dia naikkan Rp 8.000/kg,” kata Amran.

Ketika ditanya apakah penindakan bisa menyasar perusahaan milik middleman, Amran menjawab bisa. Ia meminta langkah tegas dan menegaskan ia siap bertanggung jawab.

“Kami minta segel tutup. Aku yang tanggung jawab. Iya kan bisa ditutup, perusahaannya. Ada kan perusahaannya? Kan ada HET, enggak boleh dilanggar,” ujar Amran.

Pada hari yang sama, Amran juga menyampaikan klaim bahwa kenaikan harga sudah ditangani. “Daging ayam sama telur itu tadi aku sudah beresin,” kata dia.

Sampai Rabu sore, belum ada rilis resmi yang menyebut nama individu, nama perusahaan, atau alamat unit usaha yang dimaksud Amran sebagai bisnis sosok middleman. Belum ada pernyataan dari pihak perusahaan yang dituding.

Dari Pasar Kebayoran ke Gudang BULOG DKI

Rangkaian isu ini berangkat dari laporan harga ayam yang menyentuh Rp 50.000 per kg di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang mendorong inspeksi mendadak.

Dalam laporan sebelumnya, Amran menyebut setelah berkoordinasi dengan Satgas Pangan, harga ayam di pasar yang ia datangi disebut turun ke sekitar Rp 25.000 per kg.

Data resmi Bapanas pada Jumat, 20 Februari 2026 juga menunjukkan pemantauan harga protein hewani menjelang Ramadan. Dalam siaran pers itu, Bapanas menyebut daging ayam ras “stabil” di kisaran Rp 40.000 per kg, sementara telur ayam ras sekitar Rp 31.000 per kg atau sekitar Rp 1.000 di atas HAP.

Sementara itu, laporan media lain menyajikan potret harga eceran di beberapa pasar Jakarta yang lebih tinggi. Salah satunya menyebut ada harga daging ayam yang sempat mencapai Rp 65.000 per kg dan telur hingga Rp 45.000 per kg di titik tertentu, berbasis data Info Pangan Jakarta.

Perbedaan angka di lapangan ini menunjukkan rentang harga antarpasar dan waktu pemantauan yang tidak seragam. Pemerintah juga membedakan patokan harga “acuan” dengan harga transaksi aktual harian yang dipengaruhi biaya distribusi dan rantai pasok.

Ini yang perlu dicermati: dalam kutipan Amran, angka Rp 8.000 per kg disebut untuk “ayam”, tetapi laporan detikFinance menuliskan konteksnya sebagai telur ayam yang naik Rp 8.000 per kg. Hingga kini belum ada klarifikasi resmi komoditas persis untuk angka Rp 8.000 per kg tersebut, apakah telur ayam ras atau komponen harga ayam di level tertentu.

HET Bapanas: sanksi bisnis sosok perantara

Bapanas dalam rilis resmi sebelumnya menegaskan pemerintah akan menindak pelaku usaha yang melanggar ketentuan HET dan HAP, termasuk melalui Satgas Pangan Polri.

“Kalau ada yang melewati HET, itu ditindak,” kata Amran dalam keterangan pers Bapanas pada 22 Desember 2025.

Dalam rilis yang sama, Amran menyebut arah penindakan bukan menyasar pedagang kecil, melainkan penelusuran ke tingkat produsen atau hulu distribusi bila ada indikasi kesengajaan. Ia juga menyebut potensi sanksi pidana dan pencabutan izin.

Patokan resmi untuk telur ayam ras dan daging ayam ras tercantum dalam Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 6 Tahun 2024, yang memuat Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen: telur ayam ras Rp 30.000 per kg dan daging ayam ras Rp 40.000 per kg.

Peraturan yang sama juga memuat Harga Acuan Pembelian di tingkat produsen, termasuk telur ayam ras Rp 26.500 per kg dan daging ayam ras Rp 25.000 per kg (dengan catatan bentuk komoditas berbeda di produsen dan konsumen).

Wajib Tahu:

  • HAP telur ayam ras di konsumen: Rp 30.000 per kg.

  • HAP daging ayam ras di konsumen: Rp 40.000 per kg.

  • HAP produsen telur ayam ras: Rp 26.500 per kg.

  • HAP produsen daging ayam ras: Rp 25.000 per kg (livebird), sementara di konsumen berbentuk karkas.

  • Bapanas menyebut opsi sanksi: pidana dan pencabutan izin bila terbukti melanggar.

Harga Ayam-Telur jelang Idulfitri, langkah berikut

Ancaman penutupan bisnis sosok middleman membuka dua pekerjaan rumah cepat bagi pemerintah: pembuktian pelanggaran dan transparansi penindakan. Sampai saat ini, belum ada konfirmasi resmi apakah unit usaha yang dimaksud sudah disegel, apakah izin usaha sudah dicabut, dan pasal apa yang dipakai untuk menjerat pelaku.

Yang sudah jelas, pemerintah menempatkan stabilisasi harga sebagai agenda jelang puncak konsumsi Ramadan hingga Idulfitri. Bapanas menyatakan pemantauan pasar dilakukan lebih intensif sepanjang periode itu.

Di sisi pasokan, Kementerian Pertanian pada 3 Maret 2026 merilis pelepasan ekspor 545 ton produk unggas senilai Rp 18,2 miliar ke Singapura, Jepang, dan Timor Leste hingga 31 Maret 2026. Rilis itu juga memuat pernyataan Amran bahwa Indonesia “sudah swasembada telur” dan “swasembada ayam”, sekaligus mendorong ekspor.

Konteks ekspor ini menjadi sinyal pemerintah bahwa pasokan dinilai kuat, sehingga lonjakan harga di tingkat konsumen lebih mudah dikaitkan dengan distribusi dan margin rantai pasok. Namun, klaim penyebab tetap perlu diuji lewat hasil pemeriksaan resmi Satgas Pangan atau otoritas terkait.

Apa artinya atau dampaknya: bagi konsumen, patokan yang dipakai pemerintah untuk menilai “mahal” sudah terang, yaitu HAP Rp 30.000 per kg untuk telur dan Rp 40.000 per kg untuk daging ayam ras. Jika penindakan benar dilakukan sampai penutupan bisnis sosok pelanggar, targetnya menekan harga eceran mendekati patokan itu tanpa mengganggu pedagang kecil yang disebut bukan sasaran utama penertiban.

Langkah berikut yang paling ditunggu adalah pengumuman resmi: siapa bisnis sosok yang dimaksud, bukti pelanggarannya, dan bentuk sanksi yang dijatuhkan. Tanpa itu, publik hanya mendapat potongan pernyataan tanpa kepastian proses hukum.

Tags:

Andi Amran SulaimanBadan Pangan NasionalBisnis SosokHAP HETharga ayamharga telurKementanPerum BULOG
Author

Agung Leonardo

Follow Me
Other Articles
RI Pangkas Produksi Dongkrak Harga Nikel Dunia
Previous

Harga Nikel Dunia Naik, RI Pangkas Produksi Nikel 2026

Wisata Pantai Ngobaran
Next

Pantai Ngobaran Yogyakarta Masuk Kalender Wisata Gunungkidul Mulai 2027

Recent Posts

  • Mohamed Salah Berpotensi Balik ke Italia, Sinyal Dari Dalam Mulai Tertahan
  • AI Sora Tutup, OpenAI Hentikan Aplikasi Video Setelah 6 Bulan
  • Tabungan Emas Volatil usai Perang Iran, Investor Ritel Terjepit
  • Bursa Efek Besok Buka, IHSG Dikepung Data AS dan Panas Perang
  • Ultimatum Trump 48 Jam Berakhir Kapan? Ini Hitungan Resminya

Recent Comments

No comments to show.
Pusat Focus adalah portal berita yang memberikan informasi untuk anda semua.

Kami memberikan informasi seputar trending news, berita viral, berita bola, berita entertainment, berita politik dan banyak topik hot lainnya.

Email: [email protected]
Call Us: 061 588 7564
Address: Jl Gatot Subroto Blok C NO 3, Panimbangan Johor, Medan, Sumatera Utara, Indonesia.

Info Pusat Focus

  • Partnership / Press Room
  • Advertise / Media Kit
  • DMCA / Copyright Notice
  • Kebijakan Koreksi Dan Hak Jawab
  • Disclaimer PusatFocus

Sitemap

  • Home
  • Terms & Conditions
  • Contact PusatFocus
  • Privacy Policy
  • About PusatFocus
© Copyright 2026 — Pusat Focus. All rights reserved.