Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Pusat Focus Logo Pusat Focus Logo Pusat Focus

Pusat Informasi Untuk Semua

Pusat Focus Logo Pusat Focus Logo Pusat Focus

Pusat Informasi Untuk Semua

  • Berita
    • Ekonomi
    • Pasar Modal & Crypto
    • Bisnis
    • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Sports
  • Travel
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pasar Modal & Crypto
    • Bisnis
    • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Sports
  • Travel
  • Kesehatan
  • Teknologi
Close

Search

IHSG Lanjut Ngegas, Ditutup Posisi Hijau
Pasar Modal & Crypto

IHSG Lanjut Ngegas, Ditutup Naik 1,24% ke 8.131 pada 10 Februari 2026

By Agung Leonardo
February 10, 2026 4 Min Read

IHSG Lanjut Ngegas pada penutupan perdagangan Selasa, 10 Februari 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan ditutup di kisaran 8.131, dengan penguatan sekitar 99,86 poin atau 1,24% dibanding penutupan sebelumnya, menurut data yang dirujuk sejumlah platform dan laporan pasar.

Pergerakan terjadi di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, di tengah fase rebound setelah periode volatilitas tajam akhir Januari hingga awal Februari 2026.

Kenapa penting sekarang: penguatan IHSG Lanjut Ngegas datang saat pasar masih menunggu langkah lanjutan regulator dan bursa terkait isu transparansi dan free float yang disorot penyedia indeks global.

Konsekuensi terdekat untuk publik: arah IHSG memengaruhi sentimen investor ritel, harga reksa dana saham, dan keputusan emiten soal aksi korporasi yang sensitif pada kondisi pasar.

Satu fakta kunci konkret: beberapa laporan mencatat IHSG bergerak di rentang sekitar 8.011 sampai 8.140 sebelum ditutup menguat di area 8.131 pada 10 Februari 2026.

Ada detail penting yang terlihat dari agenda dan dokumen terkait, termasuk jadwal tindak lanjut pertemuan teknis bursa dan pihak penyedia indeks global yang disebut berlangsung pada 11 Februari 2026.

Negara Arab belum disebutkan jelas dalam rilis resmi yang tersedia.

Indeks Berita

Toggle
  • Kronologi dan data pendukung
  • Respons pihak terkait, aturan, atau langkah yang diambil
  • Konsekuensi, lanjutan perkara, dan apa berikutnya

Kronologi dan data pendukung

IHSG Lanjut Ngegas pada 10 Februari 2026 tidak berdiri sendiri.

Pasar saham Indonesia memasuki Februari dengan sentimen campuran: ada pemulihan harian, tetapi latar besarnya adalah guncangan setelah peringatan dari penyedia indeks global pada Januari 2026.

Pada 29 Januari 2026, IHSG sempat anjlok sekitar 8% intraday dan memicu penghentian sementara perdagangan, menurut laporan media dan rangkuman pasar.

Pada 2 Februari 2026, tekanan berlanjut. Indeks sempat ditutup melemah sekitar 4,88% ke 7.922,73, menurut ringkasan statistik pasar.

Lalu, pada 3 Februari 2026, IHSG berbalik menguat. Indeks ditutup naik 2,52% ke 8.122,60 dalam satu sesi, diiringi narasi “kembalinya dana asing” menurut pernyataan pejabat pemerintah yang dikutip dalam laporan.

Pergerakan berikutnya cenderung naik turun.

Pada 4 Februari 2026, IHSG ditutup naik tipis 0,30% ke 8.146,72.

Pada 6 Februari 2026, IHSG kembali tertekan dan ditutup sekitar 7.935,26 menurut data yang dikutip dalam laporan riset pasar.

Memasuki pekan kedua Februari, IHSG kembali menguat.

Pada 9 Februari 2026, IHSG ditutup naik 1,22% ke 8.031,87, dengan penguatan diikuti bursa Asia, menurut laporan lembaga kantor berita nasional dan sejumlah ringkasan data pasar.

Baru pada 10 Februari 2026, IHSG Lanjut Ngegas lagi.

Data pendukung utama pada 10 Februari 2026 yang beredar di publik:

IHSG ditutup di sekitar 8.131,7, menguat 99,86 poin atau 1,24%.

Jumlah saham menguat disebut mendominasi, dengan ratusan saham naik dan puluhan hingga ratusan melemah, menurut laporan ringkasan perdagangan.

Rentang harian yang disebut berada di area 8.011 sampai 8.140.

Ada perbedaan angka di sumber global.

Situs data pasar internasional Investing.com menampilkan angka penutupan berbeda untuk 10 Februari 2026, yakni sekitar 8.123,60 dengan persentase kenaikan yang juga sedikit berbeda dari angka 1,24%. Perbedaan ini lazim muncul karena perbedaan feed data, waktu pembaruan, atau metodologi pembulatan. Untuk penulisan ini, angka penutupan 8.131,7 dan kenaikan 1,24% dipakai karena konsisten muncul di lebih dari satu rujukan domestik dan ringkasan perdagangan yang memotret penutupan sesi di Jakarta.

Konteks global juga ikut menekan dan sekaligus mengarahkan perhatian investor ke faktor non-fundamental harga jangka pendek.

Pada 10 Februari 2026, penyedia indeks FTSE Russell menyatakan menunda peninjauan indeks Indonesia, menyusul kekhawatiran soal kemudahan perdagangan saham dan kejelasan free float, menurut laporan Reuters.

Reuters mencatat, “With immediate effect, FTSE said, newly listed Indonesian stocks will not be added to its products” sebagai bagian dari langkah penundaan pembaruan.

Respons pihak terkait, aturan, atau langkah yang diambil

Respons pertama datang dari otoritas pasar modal dan regulator.

Otoritas Jasa Keuangan melalui pejabatnya menyatakan komitmen mempercepat pembahasan rancangan aturan pasar menyusul gejolak pasar, menurut Reuters dalam laporan 4 Februari 2026.

Kutipan yang disampaikan Reuters dari pejabat OJK: “OJK are committed to move quickly to review and provide suggestions and guidance for revisions before we implement the proposed regulation.”

Respons kedua datang dari penyelenggara bursa dan ekosistem pasar.

Reuters pada 10 Februari 2026 melaporkan operator bursa IDX bertemu FTSE pada 10 Februari 2026 dan menerima informasi bahwa FTSE mendukung rencana reformasi yang baru dirilis. Reuters juga menyebut eksekutif bursa dan regulator akan memberi paparan kepada MSCI pada pekan yang sama.

Respons ketiga datang dari pemerintah.

Pada awal Februari 2026, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pernah menyebut penguatan IHSG didorong arus dana asing kembali (net inflow) setelah periode net outflow, menurut laporan ringkasan pasar.

Di sisi agenda yang ditunggu pasar, sejumlah laporan menyebut ada pertemuan teknis lanjutan dengan MSCI pada Rabu, 11 Februari 2026, sebagai tindak lanjut pertemuan sebelumnya.

Ini yang berubah, dan perlu dicermati.

Sorotan penyedia indeks global kini menjadi faktor yang dipantau harian oleh pelaku pasar, bukan sekadar isu jangka panjang. Artinya, arah IHSG Lanjut Ngegas bisa cepat berbalik jika agenda reformasi, transparansi kepemilikan, dan standar free float tidak bergerak sesuai tenggat yang dipantau penyedia indeks.

Konsekuensi, lanjutan perkara, dan apa berikutnya

IHSG Lanjut Ngegas pada 10 Februari 2026 memberi sinyal pemulihan jangka pendek, tetapi indikator yang dinanti pasar justru berada di sisi kebijakan dan tata kelola data.

Konsekuensi langsungnya ada pada perilaku investor ritel dan institusional.

Ketika indeks menguat di atas 8.100, investor cenderung kembali berburu saham siklikal dan saham berkapitalisasi besar. Namun, volatilitas tetap mungkin tinggi karena sentimen peringatan indeks global masih aktif dibahas.

Apa artinya atau dampaknya yang konkret: pemegang reksa dana saham dan indeks akan melihat nilai aktiva bersih naik mengikuti penutupan, sementara trader harian memantau rentang 8.011 sampai 8.140 sebagai acuan support-resistance jangka sangat pendek yang muncul di laporan perdagangan 10 Februari 2026.

Berikutnya, ada tiga perkembangan yang ditunggu dan indikatornya.

Pertama, tindak lanjut pertemuan teknis BEI dan MSCI yang dijadwalkan 11 Februari 2026 dalam laporan media. Indikatornya adalah rilis resmi atau penjelasan otoritas soal paket reformasi integritas pasar, termasuk detail penguatan data kepemilikan dan free float.

Kedua, arah pembaruan dan keputusan FTSE Russell setelah penundaan review yang diberitakan Reuters pada 10 Februari 2026. Indikatornya adalah pengumuman jadwal pembaruan berikutnya dan apakah pembekuan pembaruan komponen indeks dilonggarkan.

Ketiga, implementasi rancangan aturan yang disiapkan OJK, termasuk masa konsultasi publik yang disebut Reuters berlangsung 10 hari untuk rancangan tertentu. Indikatornya adalah versi final peraturan, tenggat transisi emiten, dan perubahan persyaratan free float.

Tags:

Bursa Efek Indonesiaftse russellIHSGihsg lanjut ngegasMSCIOJKPasar Modalsaham
Author

Agung Leonardo

Follow Me
Other Articles
Menhub Ungkap Ada Puluhan Ribu Tiket Gratis Mudik
Previous

Puluhan Ribu Tiket Gratis Mudik Lebaran 2026: Menhub Sebut 50.000 Tiket Ekonomi, 401 Bus

Surat Edaran Menteri PANRB Soal WFA Lebaran Bagi ASN
Next

WFA Lebaran: SE Menteri PANRB Terbit, Ini Jadwal dan Aturan Utamanya

Recent Posts

  • Mohamed Salah Berpotensi Balik ke Italia, Sinyal Dari Dalam Mulai Tertahan
  • AI Sora Tutup, OpenAI Hentikan Aplikasi Video Setelah 6 Bulan
  • Tabungan Emas Volatil usai Perang Iran, Investor Ritel Terjepit
  • Bursa Efek Besok Buka, IHSG Dikepung Data AS dan Panas Perang
  • Ultimatum Trump 48 Jam Berakhir Kapan? Ini Hitungan Resminya

Recent Comments

No comments to show.
Pusat Focus adalah portal berita yang memberikan informasi untuk anda semua.

Kami memberikan informasi seputar trending news, berita viral, berita bola, berita entertainment, berita politik dan banyak topik hot lainnya.

Email: [email protected]
Call Us: 061 588 7564
Address: Jl Gatot Subroto Blok C NO 3, Panimbangan Johor, Medan, Sumatera Utara, Indonesia.

Info Pusat Focus

  • Partnership / Press Room
  • Advertise / Media Kit
  • DMCA / Copyright Notice
  • Kebijakan Koreksi Dan Hak Jawab
  • Disclaimer PusatFocus

Sitemap

  • Home
  • Terms & Conditions
  • Contact PusatFocus
  • Privacy Policy
  • About PusatFocus
© Copyright 2026 — Pusat Focus. All rights reserved.