
AI Sora Tutup, OpenAI Hentikan Aplikasi Video Setelah 6 Bulan
AI Sora tutup. OpenAI mengumumkan penghentian aplikasi video generatif Sora pada Selasa, 24 Maret 2026 waktu Amerika Serikat, atau Rabu, 25 Maret 2026 di Asia, sekitar enam bulan sejak peluncuran awal aplikasi mandirinya pada 30 September 2025.
Langkah ini penting karena Sora adalah salah satu taruhan terbesar OpenAI di video AI konsumen. Sampai 19 Maret 2026, timnya masih merilis editor baru untuk iOS dan web, tanda bahwa produk itu masih aktif dikembangkan hanya beberapa hari sebelum penutupan diumumkan.
Konsekuensi paling dekat untuk publik ada pada pengguna yang masih menyimpan video, draft, dan aktivitas kreatif di aplikasi itu. OpenAI baru mengatakan rincian jadwal penutupan aplikasi dan API, serta cara menjaga karya pengguna, akan diumumkan kemudian. Ada detail penting yang terlihat dari rilis resmi, daftar agenda, atau dokumen terkait.
Aplikasi Sora mula-mula dibuka secara invite-only untuk iOS di Amerika Serikat dan Kanada pada 30 September 2025. Android menyusul pada 4 November 2025 di pasar tempat Sora tersedia, dan daftar resmi yang terakhir diakses menunjukkan cakupan setidaknya 15 negara dan wilayah, termasuk Jepang, Korea, Thailand, Vietnam, Taiwan, Meksiko, dan Uruguay.
OpenAI hentikan aplikasi Sora dalam 6 bulan
Kasus AI Sora tutup berawal dari pesan singkat di akun resmi aplikasi itu. OpenAI menulis, “We’re saying goodbye to the Sora app,” lalu menambahkan bahwa rincian lanjutan soal aplikasi, API, dan penyelamatan karya akan dibagikan menyusul.
Pernyataan itu sangat ringkas. Sampai artikel ini disusun, OpenAI belum merinci dalam pengumuman singkat tersebut kapan akses benar-benar dihentikan di tiap negara, bagaimana status API, dan bagaimana perlakuan final atas konten pengguna yang tersimpan di feed atau draft.
AI Sora tutup padahal dari dokumen produk OpenAI, Sora 2 diposisikan sebagai model video dan audio andalan dengan fokus pada realisme, fisika yang lebih akurat, audio sinkron, serta kontrol yang lebih baik. OpenAI juga sejak awal memasarkan Sora sebagai aplikasi kreatif baru, bukan sekadar demo riset.
Dari sisi konteks, Sora bukan layanan global penuh. OpenAI secara resmi membatasi akses hanya di negara dan wilayah tertentu. Itu berarti dampak langsung AI Sora tutup paling terasa di pasar yang memang sudah mendapat akses resmi ke web dan mobile.
Dari rilis 19 Maret ke penutupan 25 Maret
Kronologinya bergerak cepat. OpenAI meluncurkan Sora 2 pada 30 September 2025 bersama aplikasi iOS baru dan akses awal di Amerika Serikat serta Kanada. Di dokumen bantuan yang sama, OpenAI menyebut akses dimulai dari undangan terbatas sebelum diperluas.
Pada 4 November 2025, OpenAI merilis Sora di Android untuk semua pasar yang saat itu sudah didukung. Sepekan-sepekan berikutnya, fitur terus ditambah, mulai dari gaya video, cameo karakter, storyboards, sampai pembelian penggunaan tambahan. Pada 4 Februari 2026, unggah foto orang untuk video dibuka dengan pagar pengaman lebih ketat. Pada 9 Februari 2026, fitur Extensions diluncurkan. Lalu pada 19 Maret 2026, editor video baru diumumkan.
Catatan internal OpenAI sendiri menunjukkan produk ini sempat melaju cepat. Dalam tulisan teknis tentang versi Android, OpenAI menyebut aplikasi itu mencapai peringkat nomor 1 di Play Store pada hari peluncuran dan pengguna Android membuat lebih dari 1 juta video dalam 24 jam pertama. Itu memberi dasar faktual mengapa AI Sora tutup terasa janggal bagi banyak pengguna, karena produk ini tidak berhenti dalam keadaan sepi total.
AI Sora tutup juga datang hanya beberapa hari setelah OpenAI kembali menegaskan pagar pengaman produknya. Pada 23 September? Tidak. Tanggal resminya adalah 23 Maret 2026 untuk artikel “Creating with Sora safely”, yang menjelaskan pembatasan pada kemiripan orang nyata, larangan figur publik, dan watermark pada video tertentu. Itu membuat jeda antara pesan keselamatan produk dan pengumuman penutupan menjadi sangat sempit.
Wajib Tahu:
- Sora 2 sejak awal dirancang menghasilkan video sekaligus audio sinkron, bukan video tanpa suara.
- Semua video Sora di peluncuran membawa watermark terlihat dan metadata C2PA untuk penandaan asal konten AI.
- Pada 13 Maret 2026, OpenAI lebih dulu mematikan Sora 1 di Amerika Serikat dan mengarahkan pengguna ke Sora 2.
- Daftar negara resmi terakhir yang terlihat untuk Sora app dan Sora 2 mencakup 15 negara dan wilayah, bukan peluncuran global penuh.
Ini yang berubah: empat hari sebelum kabar tutup, catatan rilis resmi masih bicara soal editor baru dan perluasan alur kreasi. Setelah pengumuman penutupan, fokus langsung bergeser ke jadwal penghentian, ekspor data, dan nasib karya lama.
Disney keluar, OpenAI geser fokus bisnis
Respons pihak terkait mulai muncul dari dua jalur. Dari sisi OpenAI, pesan resmi yang beredar ke publik tetap singkat. OpenAI menulis, “What you made with Sora mattered, and we know this news is disappointing.” Di titik ini, belum ada penjelasan resmi rinci dari perusahaan soal alasan operasional penutupan.
Menurut laporan Reuters yang mengutip sejumlah sumber yang mengetahui perkara, faktor utamanya adalah beban komputasi yang tinggi dan keputusan memusatkan fokus ke bidang yang dianggap lebih strategis atau lebih menguntungkan, seperti alat coding, klien korporasi, robotika, dan AGI. Reuters juga melaporkan OpenAI sedang mendorong konsolidasi kemampuan ke satu “super-app”. Karena rincian ini belum dituangkan OpenAI dalam pengumuman resmi yang lebih panjang, formulasi yang tepat tetap: menurut laporan Reuters.
AP menambahkan latar lain yang tidak bisa diabaikan, yakni tekanan soal deepfake, gambar nonkonsensual, dan kekhawatiran terhadap video AI yang terlalu mudah dibuat dari prompt teks. AP mencatat OpenAI sebelumnya sampai membatasi pembuatan tokoh publik tertentu setelah protes dari keluarga dan serikat pekerja seni. Ini selaras dengan dokumen keselamatan OpenAI sendiri yang menekankan watermark, C2PA, pembatasan figur publik, moderasi berlapis, dan perlindungan remaja.
Dari pihak Disney, pernyataan yang dikutip Reuters dan AP juga tegas. Disney menyatakan mereka menghormati “OpenAI’s decision to exit the video generation business” dan tetap ingin menjajaki AI dengan penghormatan pada kekayaan intelektual dan hak kreator.
Ada satu detail yang perlu dicatat karena sumber besar menampilkannya sedikit berbeda. AP menulis Disney sudah membuat kesepakatan dengan OpenAI tahun lalu, sedangkan Reuters melaporkan rencana investasi US$1 miliar itu belum pernah ditutup dan belum ada dana berpindah tangan. Untuk status pendanaan, versi Reuters lebih otoritatif di artikel ini karena memuat detail status transaksi dan sumber yang mengetahui negosiasi. Namun, dua sumber itu sama-sama sejalan pada satu hal: kerja sama Sora dan Disney kini tidak berjalan seperti rencana awal.
Pengguna AI Sora kini menunggu kejelasan data
Dampak langsung AI Sora tutup ada pada pengguna. Mereka sekarang menunggu tiga hal yang belum dijelaskan resmi secara penuh: kapan akses benar-benar berhenti, bagaimana mengekspor karya, dan apakah ada perlakuan khusus untuk API atau fitur berbayar yang sebelumnya sempat dijual di ekosistem Sora.
OpenAI memang sudah memiliki mekanisme ekspor data untuk Sora 1. Di FAQ resmi Sora 1, OpenAI menjelaskan data ekspor dapat tersedia untuk waktu terbatas sebelum penghapusan permanen. Namun, dokumen itu membahas penghentian Sora 1 di Amerika Serikat, bukan detail penutupan terbaru untuk aplikasi Sora secara keseluruhan. Jadi, untuk kasus AI Sora tutup saat ini, panduan finalnya masih belum ada konfirmasi resmi.
Ini yang perlu dicermati: pengumuman singkat penutupan muncul ketika halaman bantuan resmi masih menampilkan alur fitur aktif, negara dukungan, dan catatan rilis yang baru diperbarui. Bagi pengguna, kondisi seperti ini biasanya berarti jendela transisi bisa sangat pendek atau sangat teknis, sehingga keputusan paling aman adalah menunggu panduan resmi lanjutan sambil menyiapkan ekspor konten yang masih bisa diakses.
Apa artinya atau dampaknya bagi audiens? Bagi kreator, marketer, agensi, dan pengguna biasa di pasar yang didukung, AI Sora tutup berarti saluran video AI sosial yang sebelumnya berdiri sendiri bisa hilang sebelum ada pengganti yang dijelaskan terang. Bagi industri, langkah ini menunjukkan bahwa adopsi awal, ranking aplikasi, dan laju fitur belum cukup untuk menjamin umur panjang produk AI jika ongkos komputasi, risiko hukum, dan prioritas bisnis berubah cepat.
Sampai saat ini, yang sudah jelas baru dua hal. Pertama, OpenAI mengumumkan pengakhiran Sora app. Kedua, rincian lanjutan masih ditahan. Selebihnya, termasuk tanggal akhir pasti per wilayah, mekanisme arsip karya, status API, dan kemungkinan kompensasi atau refund, belum ada konfirmasi resmi.