
Pramono Agung dan Anies Hadiri Cap Go Meh Glodok Jakbar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Agung menghadiri puncak perayaan Cap Go Meh 2026 di kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, Selasa, 3 Maret 2026. Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut hadir.
Acara dipusatkan di Pancoran Chinatown Point Mall, Jalan Pancoran, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari. Arak-arakan barongsai, liong, dan ondel-ondel mengiringi rombongan dari gapura kawasan Glodok menuju area panggung.
Kehadiran Pramono Agung menjadi perhatian karena Pemprov DKI menutup rangkaian Festival Imlek Jakarta 2026 lewat agenda Cap Go Meh di Glodok. Pada hari yang sama, pengaturan lalu lintas dan kantong parkir disiapkan untuk menekan kemacetan di koridor Jalan Pancoran.
Perayaan ini relevan untuk publik karena 3 Maret 2026 bukan hari libur nasional menurut dokumen SKB libur nasional dan cuti bersama 2026. Aktivitas kerja dan sekolah berjalan normal, sementara keramaian terpusat di akses menuju Glodok dan Kota Tua.
Ada detail penting yang terlihat dari rilis resmi, daftar agenda, atau dokumen terkait.
Pramono Agung dan Anies di Cap Go Meh Glodok
Pramono Agung hadir bersama tokoh-tokoh yang disebut media berada di lokasi, termasuk Anies Baswedan serta sejumlah mantan pejabat Pemprov DKI.
Laporan detikcom menyebut Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi ikut menghadiri perayaan di Pancoran Chinatown, Glodok.
Dalam rilis resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, nama gubernur ditulis sebagai Pramono Anung. Namun, sebagian pemberitaan menuliskannya sebagai Pramono Agung. Perbedaan penulisan ini tampak pada laporan Antara yang menggunakan nama “Pramono Agung”, sementara kanal berita resmi Pemprov memakai “Pramono Anung”.
Pemprov DKI sebelumnya menempatkan Cap Go Meh di Pecinan Glodok sebagai agenda penutup rangkaian perayaan Imlek di Jakarta. Dalam berita resmi Pemprov pada 13 Februari 2026, Pramono menyatakan, “Yang terakhir adalah acara Cap Go Meh pada tanggal 3 Maret 2026 ini di Pecinan Glodok.”
Secara konteks, Pemprov DKI mengemas rangkaian perayaan Imlek di beberapa titik kota, termasuk Bundaran HI, Kota Tua, Lapangan Banteng, hingga Glodok sebagai penutup.
Kirab Liong dari Gapura Chinatown ke Pancoran
iNews.id melaporkan mobil yang ditumpangi Pramono tiba di gapura selamat datang kawasan Glodok sekitar pukul 16.33 WIB, lalu bergerak mengikuti arak-arakan menuju Pancoran Chinatown Point.
Rombongan berjalan ke panggung utama dan diiringi liong, egrang, barongsai, hingga ondel-ondel. iNews mencatat warga memenuhi kawasan dan rombongan sempat menyapa penonton di sepanjang rute.
Soal jadwal, informasi acara yang beredar di media sosial menyebut kegiatan dibagi dua sesi: pukul 10.00 sampai 14.00 WIB dan pukul 16.00 sampai 18.00 WIB di Pancoran Chinatown Point Mall, Glodok.
Di lokasi, pembukaan acara menampilkan hiburan barongsai hingga ondel-ondel. Dalam laporan detikcom, Pramono menyinggung isu harmoni dan keberagaman Jakarta. “Yang namanya Imlek belum pernah semeriah ini,” kata Pramono dalam sambutan pembukaan di Glodok.
Belum ada konfirmasi resmi apakah ada agenda khusus di luar seremoni publik antara Pramono dan tokoh-tokoh yang hadir. Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan terpisah dari Anies Baswedan soal kehadirannya di Glodok.
Dishub Jakbar Kerahkan 80 Personel, Lalin Diatur
Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat mengerahkan 80 personel untuk pengaturan lalu lintas selama perayaan Cap Go Meh 2026 di sekitar Pancoran Chinatown Point, Jalan Pancoran, Pinangsia, Taman Sari.
Kepala Seksi Operasi Sudin Perhubungan Jakarta Barat Agus Prasetiyo menyatakan, “Masing-masing sif diperkuat 40 personel.” Penempatan petugas difokuskan pada akses masuk dan keluar Jalan Pancoran serta beberapa titik sepanjang jalan.
Sudinhub juga menyiagakan 4 unit mobil derek untuk mengantisipasi hambatan lalu lintas, termasuk kendaraan yang parkir sembarang.
Laporan yang sama menyebut larangan parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat di sepanjang sisi selatan Jalan Pancoran selama kegiatan berlangsung, serta penyediaan kantong parkir bagi pengunjung Pasar Glodok, Petak Enam, dan pertokoan Asemka.
Ada perbedaan detail jam kegiatan di sejumlah informasi. Jadwal acara yang beredar menyebut sesi panggung hingga pukul 18.00 WIB, tetapi pengaturan petugas Sudinhub berlangsung lebih panjang sampai sekitar pukul 19.00 WIB karena mencakup fase kedatangan dan kepulangan massa. Versi yang lebih operasional untuk pengguna jalan adalah jam pengaturan petugas Sudinhub.
Pemprov DKI Gelar Bazar, Pramono Agung Tekankan Inklusif
Pemprov DKI menempatkan Cap Go Meh Glodok sebagai salah satu puncak rangkaian Festival Imlek Jakarta 2026 yang tersebar di beberapa titik kota.
Wajib Tahu:
Cap Go Meh 2026 jatuh pada Selasa, 3 Maret 2026, dan tidak tercantum sebagai hari libur nasional di SKB libur nasional dan cuti bersama 2026.
Kedatangan Pramono di gapura Glodok dilaporkan sekitar pukul 16.33 WIB sebelum mengikuti arak-arakan ke area panggung.
Sudinhub Jakbar mengerahkan 80 personel, membagi dua sif, dan menyiapkan 4 mobil derek untuk antisipasi macet.
Pemprov DKI sejak Februari sudah menyebut Cap Go Meh Glodok sebagai agenda terakhir rangkaian festival Imlek 2026.
Antara mencatat Pramono Agung mengaitkan Tahun Kuda Api dengan “keberanian dan pembaruan” saat pembukaan rangkaian perayaan Imlek.
Catatan penting untuk publik: karena 3 Maret 2026 bukan tanggal merah, arus komuter tetap berjalan. Rekayasa lalu lintas di koridor Glodok berpotensi berdampak pada pengguna jalan yang melintas kawasan Taman Sari dan akses menuju pusat perdagangan sekitar Asemka dan Kota Tua.
Ini yang perlu dicermati: jadwal acara terbagi dua sesi, sementara kedatangan sejumlah pejabat terpantau pada sesi sore. Warga yang datang pada jam berbeda bisa menghadapi kondisi jalan yang berubah cepat, tergantung penutupan situasional dan penempatan petugas.
Apa artinya atau dampaknya: bagi warga, pilihan paling aman adalah menghindari parkir di badan jalan sekitar Jalan Pancoran dan menggunakan kantong parkir resmi atau transportasi umum. Bagi pelaku UMKM yang ikut bazar, kepadatan pengunjung pada jam sore berpotensi mendorong penjualan, tetapi akses logistik harus menyesuaikan rekayasa lalu lintas.
Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari Pemprov DKI apakah format Cap Go Meh di Glodok akan dijadikan agenda tahunan dengan pola waktu dan lokasi yang sama. Yang sudah tercatat dalam rilis Pemprov: Glodok ditetapkan sebagai penutup rangkaian festival Imlek 2026.