Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Pusat Focus Logo Pusat Focus Logo Pusat Focus

Pusat Informasi Untuk Semua

Pusat Focus Logo Pusat Focus Logo Pusat Focus

Pusat Informasi Untuk Semua

  • Berita
    • Ekonomi
    • Pasar Modal & Crypto
    • Bisnis
    • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Sports
  • Travel
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pasar Modal & Crypto
    • Bisnis
    • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Sports
  • Travel
  • Kesehatan
  • Teknologi
Close

Search

PusatFocus - Lebanon Vs Korea Selatan
Sports

Lebanon Siap “Ganggu” Raksasa. Korea Selatan U23 Datang dengan Luka dan Target Wajib Menang

By Agung Leonardo
January 8, 2026 7 Min Read

Pusat Focus – Pertandingan Lebanon Vs Korea Selatan kali ini bukan sekadar formalitas grup. Ini soal napas. Korea Selatan U23 datang ke matchday kedua dengan misi jelas: menang, lalu mulai menekan Uzbekistan di puncak. Lebanon U23, debutan yang sudah bikin grup “panas”, tahu betul bahwa satu poin lagi bisa mengubah cerita mereka dari “tim penggembira” menjadi pengganggu serius.

Laga Lebanon U23 vs Korea Selatan U23 dijadwalkan Sabtu, 10 Januari 2026, di Al-Shabab Club Stadium, Riyadh. Kick-off tertera pukul 14.30 waktu setempat (UTC+3), atau 18.30 WIB. (Catatan: sejumlah media Korea menyebut laga digelar Sabtu malam waktu Korea, yang sejalan dengan konversi zona waktu).

Buat pembaca Indonesia, duel ini relevan. Korea Selatan U23 masih membawa banyak wajah yang bersinggungan dengan sepak bola kita, termasuk jejak pertemuan di Kualifikasi Piala Asia U23 pada September 2025. Ini “barometer” yang selalu menarik: seberapa klinis Korea, dan seberapa nekat Lebanon ketika ruang makin sempit.

Indeks Berita

Toggle
  • Gambaran Laga dan Taruhannya
  • Kabar Terbaru Tim, Cedera, dan Skorsing
    • Wajib Tahu:
  • Head to Head dan Tren Performa
  • Prediksi Formasi, Duel Kunci, dan Prediksi Skor

Gambaran Laga dan Taruhannya

Ini adalah matchday kedua Grup C Piala Asia AFC U23 2026 di Arab Saudi. Formatnya kejam: hanya dua teratas yang lolos ke perempat final. Korea Selatan U23 sudah “ketahuan” polanya, tapi belum pecah telur. Mereka memulai turnamen dengan skor 0-0 melawan Iran, laga yang bahkan disebut AFC berjalan seret dengan masing-masing kubu cuma mencatat satu tembakan tepat sasaran.

Sementara itu, Lebanon U23 membuka debutnya dengan kalah 2-3 dari Uzbekistan. Skornya memang kalah, tapi detailnya membuat banyak orang menoleh: Lebanon sempat tertinggal 0-3, lalu balik menekan dengan dua gol balasan. Dua gol itu dicetak Leonardo Farah Shahin. Ada satu assist dari situasi bola mati yang jadi sinyal: Lebanon punya senjata set-piece yang nyata, bukan sekadar harapan.

Dari sisi klasemen sementara berbasis hasil matchday pertama, Uzbekistan memimpin dengan 3 poin, Korea Selatan dan Iran mengantongi 1 poin, Lebanon 0 poin. Ini membuat Lebanon Vs Korea Selatan menjadi titik belok. Jika Korea terpeleset, tekanan pindah ke laga-laga berikutnya. Jika Lebanon berhasil menahan, grup bisa menjadi semakin liar.

Detail pertandingan yang sudah terverifikasi:

  • Kompetisi: AFC U23 Asian Cup (Piala Asia U23) 2026, fase grup Grup C

  • Tanggal: 10 Januari 2026

  • Kick-off: 14.30 waktu Riyadh (UTC+3) / 18.30 WIB

  • Venue: Al-Shabab Club Stadium, Riyadh

Kabar Terbaru Tim, Cedera, dan Skorsing

Korea Selatan U23 punya PR besar dari laga pertama: mereka rapi, tapi tumpul. Dan yang lebih mengganggu, ada masalah kebugaran. Korea JoongAng Daily melaporkan dua pemain, Kang Sang-yoon dan Kim Tae-won, mengalami cedera saat melawan Iran.
Media Korea lain (Chosun Biz) menyebut Kang Sang-yoon mengalami cedera di lutut kiri dan harus ditandu keluar. Ini jelas alarm, karena Kang disebut sebagai salah satu pemain kunci di skuad muda Korea.

Dari sisi Lebanon, belum ada laporan luas yang benar-benar rinci soal cedera pascalaga kontra Uzbekistan dari kanal resmi yang mudah diverifikasi publik. Yang terlihat jelas dari match sheet: Lebanon tetap bisa mencetak dua gol ketika tertinggal jauh, dan gol kedua mereka lahir dari situasi free kick. Momentum semacam ini sering bikin tim debutan makin “berani” di pertandingan kedua.

Wajib Tahu:

  1. Lebanon memakai pola 4-2-3-1 saat melawan Uzbekistan, dan Korea Selatan juga tercatat memakai 4-2-3-1 saat imbang lawan Iran. Ini duel cermin, detail kecil seperti duel second ball dan bola mati bisa sangat menentukan.

  2. Lebanon mencetak dua gol lewat Leonardo Farah Shahin dalam satu laga. Gol keduanya berasal dari sundulan, dengan assist free kick. Set-piece Lebanon bukan tempelan, tapi senjata.

  3. AFC menilai Korea vs Iran sangat minim peluang, masing-masing hanya satu shot on target. Artinya, Korea butuh cara baru untuk “membuka pintu”.

  4. Kang Sang-yoon dilaporkan cedera lutut dan ditandu keluar. Jika absen, Korea kehilangan salah satu pengatur ritme yang krusial di transisi.

  5. Lebanon sudah menerima beberapa kartu kuning di laga pertama. Ini penting karena turnamen grup pendek sering dihantui akumulasi.

Format Cedera dan Skorsing (berdasarkan sumber yang bisa diverifikasi):

  • Kang Sang-yoon: diragukan, cedera lutut (dilaporkan lutut kiri), update terbaru “ditandu keluar vs Iran”, sumber Chosun Biz

  • Kim Tae-won: diragukan, cedera (jenis cedera belum dirinci di laporan tersebut), update terbaru “terlihat cedera vs Iran”, sumber Korea JoongAng Daily

  • Skorsing Lebanon: belum ada konfirmasi resmi pemain yang terkena larangan bermain. Pada matchday pertama tercatat kartu kuning untuk Mahmoud Zbib, Ali Kassas, dan Jad Smaira (ini bukan skorsing, tapi jadi catatan akumulasi).

  • Skorsing Korea Selatan: belum ada konfirmasi resmi pemain yang terkena larangan bermain dari sumber tepercaya yang dapat diverifikasi publik hingga hari ini.

Soal siasat, Korea diprediksi tetap akan menekan sejak awal, tetapi dengan kontrol yang lebih berani: memaksa Lebanon bertahan rendah, lalu mencari bola kedua di area half-space. Lebanon, kalau membaca laga pertama, tampaknya nyaman menunggu momen, lalu hidup dari transisi dan bola mati.

Head to Head dan Tren Performa

Head to Head (H2H)
Data pertemuan U23 Lebanon vs U23 Korea Selatan yang terdokumentasi di database publik besar sangat minim. Di Sofascore, laga ini tidak menampilkan riwayat pertemuan sebelumnya, sehingga besar kemungkinan ini pertemuan pertama mereka di level U23 yang tercatat di sana.
Karena itu, format 5 pertemuan terakhir tidak tersedia.

Performa 5 laga terakhir Lebanon U23 (terbaru ke terlama)

  • 07/01/2026, AFC U23 Asian Cup, Uzbekistan U23, A, 2-3, L

  • 09/09/2025, AFC U23 Asian Cup Qualification, Mongolia U23, H, 3-0, W

  • 06/09/2025, AFC U23 Asian Cup Qualification, Thailand U23, H, 2-2, D

  • 03/09/2025, AFC U23 Asian Cup Qualification, Malaysia U23, A, 1-0, W

  • 19/08/2025, International Friendly, Palestine U23, H, 0-3, L

Performa 5 laga terakhir Korea Selatan U23 (terbaru ke terlama)

  • 07/01/2026, AFC U23 Asian Cup, Iran U23, H, 0-0, D

  • 10/10/2025, International Friendly, Saudi Arabia U23, A, 0-4, L

  • 09/09/2025, AFC U23 Asian Cup Qualification, Indonesia U23, H, 1-0, W

  • 06/09/2025, AFC U23 Asian Cup Qualification, Laos U23, A, 7-0, W

  • 03/09/2025, AFC U23 Asian Cup Qualification, Macau U23, H, 5-0, W

Trennya jelas: Korea stabil dalam fase kualifikasi, bahkan sangat produktif melawan Laos dan Macau, tapi mereka sempat “jatuh” di laga uji coba vs Saudi, lalu buntu di pembuka turnamen vs Iran. Lebanon justru kebalikannya: mereka tidak selalu dominan, tetapi punya daya hidup, terutama ketika set-piece mulai bicara.

Prediksi Formasi, Duel Kunci, dan Prediksi Skor

Kita mulai dari bentuk dasar. Dua tim sama-sama tercatat memakai 4-2-3-1 di matchday pertama.
Ini membuat Lebanon Vs Korea Selatan terasa seperti duel siapa yang lebih berani mengubah detail, bukan mengubah pakem.

Prediksi formasi Lebanon U23: 4-2-3-1
Perkiraan XI (prediksi redaksi, berbasis matchday pertama dan daftar pemain yang tampil/tercatat):

  • GK: Zaher El-Amin

  • DF: Ali Al-Rida Ismail, Josef Elhajj, Jad Smaira, Ibrahim Chami

  • DM/CM: Hassan Fouani, Mohammad Bou Saleh

  • AM line: Danny Istambouli, Ali Kassas, Shadi Jouni

  • ST: Leonardo Farah Shahin

Catatan: Lebanon punya opsi sayap lain seperti Mohamad Omar Sadek, dan mereka sudah membuktikan bisa mengubah tempo lewat pergantian taktis.

Prediksi formasi Korea Selatan U23: 4-2-3-1
Perkiraan XI (prediksi redaksi, mengacu pola kualifikasi dan struktur 4-2-3-1 yang tercatat di pembuka turnamen):

  • GK: Hyeon-ho Moon

  • DF: Seok-hyeon Choi, Ji-soo Kim, Hyeon-yong Lee, Woo-jin Choi

  • CM/DM: Do-yoon Hwang, Seung-ho Park

  • AM line: Ji-hoon Jeong, Seung-won Lee, Seong-jin Kang

  • ST: Kyu-dong Lee

Khusus Kang Sang-yoon dan Kim Tae-won: jika salah satu fit, mereka sangat mungkin menggeser komposisi lini tengah atau lini depan Korea. Namun hingga kini, status kebugarannya masih “diragukan” karena laporan cedera belum ditutup dengan pengumuman resmi kesiapan bermain.

Duel kunci yang bisa menentukan

  1. Shahin vs bek tengah Korea: Lebanon punya finisher yang sedang panas. Dua gol dalam satu laga, termasuk sundulan dari free kick, memberi ancaman ganda. Jika Korea lengah pada bola mati, Lebanon akan hidup.

  2. Transisi Korea vs blok menengah Lebanon: Korea biasanya mengunci ritme lewat sirkulasi cepat. Tapi pembuka turnamen menunjukkan mereka bisa macet. AFC bahkan menyorot minimnya shot on target. Kalau Korea terlalu sabar, Lebanon akan nyaman menunggu momen counter.

  3. Detail kartu dan duel fisik: Lebanon sudah mencatat beberapa kartu kuning di matchday pertama. Ketika duel makin keras, potensi “hilang fokus” bisa muncul.

Prediksi kemenangan (estimasi redaksi)

  • Lebanon U23 menang: 18%

  • Seri: 27%

  • Korea Selatan U23 menang: 55%

Dasar (3 alasan berbasis data yang bisa diverifikasi):

  1. Form 5 laga: Korea punya 3 kemenangan besar di kualifikasi (7-0, 5-0, 1-0) meski sempat kalah uji coba, sedangkan Lebanon lebih fluktuatif.

  2. Matchday pertama: Korea menahan Iran 0-0, Lebanon kalah 2-3 dari Uzbekistan. Secara hasil, Korea minimal sudah mengamankan 1 poin, Lebanon belum.

  3. Catatan taktik: kedua tim sama-sama 4-2-3-1, tetapi Korea biasanya lebih mapan dalam pressing dan kontrol tempo. Tantangannya, mereka harus membuktikan bisa menciptakan peluang lebih banyak dari laga pertama.

Prediksi skor (estimasi redaksi)

  • Prediksi utama: Lebanon U23 0-2 Korea Selatan U23

  • Alternatif (jika Lebanon mencuri momen bola mati): Lebanon U23 1-1 Korea Selatan U23

Satu hal yang membuat Lebanon Vs Korea Selatan menarik sampai menit akhir: Lebanon sudah menunjukkan mereka tidak mati walau tertinggal tiga gol. Korea, di sisi lain, belum menunjukkan ketajaman di laga pembuka. Kalau Korea mencetak gol cepat, laga bisa jadi satu arah. Kalau tidak, stadion bisa berubah menjadi panggung tekanan, dan Lebanon akan terus percaya pada satu skenario sederhana: set-piece, satu sundulan, lalu sejarah kecil di Riyadh.

Info siaran resmi Indonesia (jika tersedia)

  • Hak siar kompetisi AFC periode 2025-2028 di Indonesia berada pada MNC Media (rilis perusahaan).

  • Untuk Piala Asia AFC U23 2026, Tirto melaporkan penayangan melalui RCTI serta streaming Vision+ dan RCTI+ (jadwal pertandingan yang tayang di TV terestrial bisa bersifat pilihan).
    Catatan: jadwal pasti apakah laga Lebanon U23 vs Korea Selatan U23 tayang di RCTI atau hanya via platform streaming belum ada konfirmasi resmi yang benar-benar spesifik per pertandingan dari penyelenggara pada sumber yang kami akses.

Hobi Games ?

Top Up Game Murah Disini

Tags:

AFC U23 Asian CupGrup Cjam tayang rctikorea selatan u23Lebanon U23piala asia u23 2026prediksi skorvision+
Author

Agung Leonardo

Follow Me
Other Articles
PusatFocus - Algeria Vs Nigeria
Previous

Algeria Vs Nigeria: Mahrez Ketemu Osimhen, Perempat Final AFCON 2025 di Marrakesh

PusatFocus - Arab Vs Jepang
Next

Arab Vs Jepang U23: UEA Tantang Sang Juara, Live 18.30 WIB

Recent Posts

  • Mohamed Salah Berpotensi Balik ke Italia, Sinyal Dari Dalam Mulai Tertahan
  • AI Sora Tutup, OpenAI Hentikan Aplikasi Video Setelah 6 Bulan
  • Tabungan Emas Volatil usai Perang Iran, Investor Ritel Terjepit
  • Bursa Efek Besok Buka, IHSG Dikepung Data AS dan Panas Perang
  • Ultimatum Trump 48 Jam Berakhir Kapan? Ini Hitungan Resminya

Recent Comments

No comments to show.
Pusat Focus adalah portal berita yang memberikan informasi untuk anda semua.

Kami memberikan informasi seputar trending news, berita viral, berita bola, berita entertainment, berita politik dan banyak topik hot lainnya.

Email: [email protected]
Call Us: 061 588 7564
Address: Jl Gatot Subroto Blok C NO 3, Panimbangan Johor, Medan, Sumatera Utara, Indonesia.

Info Pusat Focus

  • Partnership / Press Room
  • Advertise / Media Kit
  • DMCA / Copyright Notice
  • Kebijakan Koreksi Dan Hak Jawab
  • Disclaimer PusatFocus

Sitemap

  • Home
  • Terms & Conditions
  • Contact PusatFocus
  • Privacy Policy
  • About PusatFocus
© Copyright 2026 — Pusat Focus. All rights reserved.