Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Pusat Focus Logo Pusat Focus Logo Pusat Focus

Pusat Informasi Untuk Semua

Pusat Focus Logo Pusat Focus Logo Pusat Focus

Pusat Informasi Untuk Semua

  • Berita
    • Ekonomi
    • Pasar Modal & Crypto
    • Bisnis
    • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Sports
  • Travel
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pasar Modal & Crypto
    • Bisnis
    • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Sports
  • Travel
  • Kesehatan
  • Teknologi
Close

Search

PusatFocus - Resort Mewah Korut
Internasional

Bikin Geleng Kepala! Resort Mewah Korut di Puncak Gunung, Kim Jong Un Pamer BBQ dan Hot Tubs

By Agung Leonardo
December 23, 2025 5 Min Read

PusatFocus – Korea Utara jarang “menjual” kisah yang ringan. Negara itu lebih sering muncul di berita karena uji coba senjata, sanksi, dan ketegangan geopolitik. Tetapi hari ini, Selasa 23 Desember 2025, Pyongyang memilih panggung yang berbeda: pariwisata. Bukan pariwisata biasa, melainkan paket visual yang sengaja dibuat mengundang rasa penasaran dunia. Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara, tampil memamerkan sebuah kompleks wisata pegunungan yang disebut mewah, lengkap dengan “ruang rekreasi yang cozy”, fasilitas makan, sampai restoran barbekyu dan hot tubs. Media pemerintah menggambarkannya sebagai ruang bersantai “untuk rakyat” dengan klaim penuh kebanggaan.

Di sinilah kata kunci yang membuat pembaca di Indonesia otomatis berhenti scroll: Resort Mewah Korut. Dari foto-foto yang dirilis KCNA, Kim tampak berkeliling hotel, mengecek kamar, bahkan menekan kasur seperti tamu yang sedang memastikan kualitas tidur. Ia juga ditemani putrinya yang oleh analis disebut bernama Ju Ae dan kerap dipandang sebagai sosok yang sedang “dikenalkan” ke publik.

Namun di balik gambar kasur empuk, hot tubs, dan fasilitas makan, ada pertanyaan yang lebih tajam: apa yang sebenarnya sedang dipamerkan Korea Utara? Apakah ini sinyal pembukaan ekonomi lewat pariwisata, cara mengakali tekanan sanksi, atau strategi propaganda yang ingin membalik persepsi publik bahwa Korut “tidak punya apa-apa”? Ceritanya jauh lebih kompleks daripada sekadar resor di pegunungan.

Indeks Berita

Toggle
  • Resort Mewah Korut di Samjiyon: apa yang dipamerkan?
    • Wajib Tahu:
  • Kenapa proyek wisata Korut kembali ngebut sekarang
  • Kontroversi yang tidak bisa ditutup: kemewahan vs realitas
  • Apakah ini sinyal buka pariwisata besar-besaran?

Resort Mewah Korut di Samjiyon: apa yang dipamerkan?

Menurut laporan yang mengutip KCNA, fasilitas baru itu berada di Samjiyon, wilayah pegunungan di utara Korea Utara. KCNA menyebut kawasan ini sebagai “resor wisata pegunungan dan lahan rekreasi yang menarik untuk rakyat”. Kim disebut meninjau “kamar-kamar hotel, ruang rekreasi yang nyaman, serta fasilitas komersial dan katering publik”. Di bagian inilah detail yang memicu perhatian global muncul: ada restoran barbekyu dan hot tubs, plus ruang santai yang digambarkan sebagai “cozy”.

Foto-foto resmi memperlihatkan Kim dan putrinya memeriksa sejumlah hotel yang disebut baru selesai, termasuk Milyong Hotel dan Ikkal Hotel di distrik wisata Samjiyon.  KCNA juga menuliskan Kim menyebut fasilitas itu sebagai “bukti jelas” dari ideal rakyat yang “terus tumbuh” dan potensi pembangunan negara.

Di level komunikasi, ini bukan sekadar peresmian bangunan. Korea Utara sedang mengirim pesan visual: “kami bisa membangun tempat liburan modern, lengkap, dan nyaman.” Itulah mengapa Resort Mewah Korut dibingkai bukan sebagai proyek elite, melainkan sebagai simbol “kemajuan peradaban di bawah sosialisme”, sebagaimana gaya retorika yang biasa dipakai negara itu dalam kampanye pembangunan.

Yang menarik, laporan yang sama juga menyinggung hal yang justru tidak dijelaskan oleh media Korut: biaya. KCNA tidak membahas tarif atau akses bagi warga biasa, sementara laporan menyebut analis memperkirakan pendapatan rata-rata pekerja pabrik negara bisa sangat rendah, sehingga pertanyaan “siapa yang benar-benar bisa menginap” menjadi wajar.

Wajib Tahu:

Samjiyon punya nilai simbolik besar karena dekat Gunung Paektu, lokasi yang sangat dipakai dalam propaganda dinasti Kim.

Kenapa proyek wisata Korut kembali ngebut sekarang

Kalau Anda merasa “aneh” melihat Korut mendadak gencar memamerkan wisata, ada konteks yang mendukungnya. Pariwisata adalah salah satu sektor yang relatif tidak menjadi target utama sanksi PBB dibanding ekspor komoditas atau transaksi terkait program senjata. Reuters menulis bahwa pariwisata termasuk salah satu sumber uang tunai yang sempit namun tetap tersedia bagi Korea Utara, dan Kim sudah lama mendorong proyek-proyek wisata berskala besar.

Contoh paling jelas adalah proyek Wonsan Kalma di pesisir timur. Reuters melaporkan Korea Utara menyelesaikan pembangunan zona wisata pesisir Wonsan Kalma yang diklaim dapat menampung sekitar 20.000 pengunjung, dan akan dibuka untuk tamu domestik mulai 1 Juli 2025. Kim disebut menghadiri seremoni peresmian dengan “kepuasan besar” serta menyatakan negara akan membangun lebih banyak zona wisata skala besar.

Artinya, Resort Mewah Korut di Samjiyon bukan muncul sendirian. Ia bagian dari pola yang lebih besar: membangun destinasi yang bisa jadi etalase pembangunan, sekaligus jalur pemasukan yang dianggap lebih “aman” dalam kondisi ekonomi tertekan.

Ada faktor lain yang tak kalah penting: Korut mulai melonggarkan pembatasan sejak 2023 setelah penutupan ketat pada 2020. Reuters mencatat Korut telah mengizinkan grup turis Rusia, meski pariwisata reguler ke Pyongyang dan wilayah lain masih terbatas. Jika arus wisata asing suatu saat dibuka lebih luas, proyek-proyek seperti Samjiyon bisa menjadi “produk siap jual” yang sudah punya foto, narasi, dan paket propaganda lengkap.

Di sinilah pesan Kim menjadi dua lapis. Untuk publik domestik, ini cerita tentang “kemakmuran yang sedang dibangun”. Untuk publik luar, ini sinyal bahwa Korut punya aset wisata dan siap menawarkan pengalaman yang terlihat modern, bahkan dengan sentuhan fasilitas yang terasa “global” seperti BBQ dan hot tubs.

Kontroversi yang tidak bisa ditutup: kemewahan vs realitas

Semakin mewah gambar yang dipamerkan, semakin keras pertanyaan yang muncul. Laporan yang mengutip KCNA menggambarkan fasilitas itu sebagai bukti bahwa rakyat Korut adalah “paling bermartabat” dan “tak iri pada siapa pun di dunia”. Tetapi narasi semacam ini selalu berhadapan dengan realitas ekonomi Korea Utara yang dikenal berat, ditambah keterbatasan informasi independen dari dalam negara.

Kontroversinya bukan hanya soal “kok bisa bikin resor”, melainkan soal prioritas. Ketika sebuah negara menonjolkan Resort Mewah Korut dengan fasilitas rekreasi dan makan, publik global akan otomatis membandingkannya dengan laporan-laporan tentang kesulitan ekonomi, keterbatasan akses barang, dan tekanan sanksi. Inilah paradoks yang sering dipakai Korut: menunjukkan kemewahan sebagai bukti kemampuan negara, justru saat banyak orang di luar menganggap ekonomi Korut sempit dan rentan.

Ada lagi lapisan simbolik yang membuat proyek ini terasa lebih politis. Samjiyon disebut dekat Gunung Paektu, lokasi yang sangat sakral dalam propaganda Korea Utara, termasuk narasi resmi bahwa Kim Jong Il lahir di sana. Laporan internasional menyebut sejarawan umumnya tidak sepakat dengan klaim itu. Dengan kata lain, membangun Resort Mewah Korut di wilayah itu bukan cuma soal pariwisata, tetapi juga soal memperkuat mitos dan legitimasi dinasti Kim.

Dan jangan lupa faktor “siapa yang ikut tampil”. Kehadiran Ju Ae dalam foto-foto inspeksi resor ikut memberi efek headline. Banyak media menyebutnya sebagai putri Kim yang sering dispekulasikan sebagai calon penerus, meski Korea Utara tidak pernah mengonfirmasi resmi status suksesi. Ketika resor mewah dipamerkan sambil menampilkan figur keluarga, pesan yang dibangun bukan hanya “kami punya tempat liburan”, tetapi “kami punya masa depan yang sedang disiapkan”.

Apakah ini sinyal buka pariwisata besar-besaran?

Pertanyaan yang paling bikin penasaran pembaca Indonesia adalah: setelah pamer Resort Mewah Korut, apakah Korut akan benar-benar membuka pintu wisata lebih lebar?

Secara pola, Korut memang sedang merapikan portofolio destinasi. Reuters mencatat Wonsan Kalma ditargetkan untuk wisata domestik lebih dulu, sementara pariwisata asing masih terbatas, meski ada sinyal kerja sama wisata dengan Rusia dan rencana pemulihan layanan kereta penumpang langsung antar ibu kota yang sempat berhenti sejak 2020. Ini menunjukkan arah kebijakan: buka bertahap, pilih pasar yang “aman”, lalu kembangkan jika kondisi memungkinkan.

Samjiyon bisa jadi kartu yang berbeda. Lokasinya jauh, pegunungan, dan dekat kawasan simbolik. Untuk paket wisata, ini bisa dijual sebagai pengalaman “alam dan budaya” versi Korut, bukan sekadar city tour Pyongyang. Ditambah fasilitas yang dipamerkan seperti restoran BBQ dan hot tubs, Korut seolah ingin menepis stigma bahwa turis hanya akan mendapat pengalaman “serba kaku”.

Namun, ada dua pengingat penting. Pertama, pemerintah Korut tidak menyebut biaya dan mekanisme akses. Itu artinya kita belum bisa menyimpulkan apakah resor ini benar-benar untuk publik luas, untuk segmen tertentu, atau untuk tamu-tamu yang dipilih. Kedua, politik luar negeri tetap menjadi rem. Selama tensi geopolitik tinggi dan sanksi masih menekan, pembukaan pariwisata besar-besaran bisa bergerak lambat.

Jadi, apakah ini sekadar pamer? Pamer, iya, karena foto dan narasinya dibuat untuk mengguncang persepsi. Tetapi pamer yang punya tujuan. Resort Mewah Korut adalah etalase yang disiapkan untuk dua audiens sekaligus: rakyat di dalam negeri dan dunia di luar. Dan ketika sebuah negara tertutup seperti Korut memilih memamerkan kasur hotel, restoran BBQ, dan hot tubs, itu selalu pertanda ada strategi yang sedang dijalankan, bukan kebetulan editorial.

Hobi Games ? Top Up Di Link Rekomendasi 👉VINANSTORE

Tags:

Gunung Paektuhot tubsKCNAKim Jong UnKorea Utarapariwisata KorutpropagandaResort Mewah Korutrestoran BBQSamjiyon
Author

Agung Leonardo

Follow Me
Other Articles
PusatFocus - Thailand Vs Kamboja
Previous

Mencekam dan Mengejutkan! Thailand Vs Kamboja Memanas, China Resmi Turun Gunung Jadi Penengah

PusatFocus - Jutaan Pekerjaan
Next

Seram Tapi Nyata! Jutaan Pekerjaan Terancam Hilang di 2026, Profesi Ini Bisa Jadi Korban Berikutnya

Recent Posts

  • Mohamed Salah Berpotensi Balik ke Italia, Sinyal Dari Dalam Mulai Tertahan
  • AI Sora Tutup, OpenAI Hentikan Aplikasi Video Setelah 6 Bulan
  • Tabungan Emas Volatil usai Perang Iran, Investor Ritel Terjepit
  • Bursa Efek Besok Buka, IHSG Dikepung Data AS dan Panas Perang
  • Ultimatum Trump 48 Jam Berakhir Kapan? Ini Hitungan Resminya

Recent Comments

No comments to show.
Pusat Focus adalah portal berita yang memberikan informasi untuk anda semua.

Kami memberikan informasi seputar trending news, berita viral, berita bola, berita entertainment, berita politik dan banyak topik hot lainnya.

Email: [email protected]
Call Us: 061 588 7564
Address: Jl Gatot Subroto Blok C NO 3, Panimbangan Johor, Medan, Sumatera Utara, Indonesia.

Info Pusat Focus

  • Partnership / Press Room
  • Advertise / Media Kit
  • DMCA / Copyright Notice
  • Kebijakan Koreksi Dan Hak Jawab
  • Disclaimer PusatFocus

Sitemap

  • Home
  • Terms & Conditions
  • Contact PusatFocus
  • Privacy Policy
  • About PusatFocus
© Copyright 2026 — Pusat Focus. All rights reserved.